Gowes Bareng Millenial, Rohidin Serukan Hidup Sehat di Era Adaptasi Kebiasaan Baru

  • Whatsapp
Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah (kanan).
Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah (kanan).
jadwal-sholat

BENGKULU | TheBlusukan.com Gowes Minggu pagi (12/7) bersama generasi millenial Satgas Anti Narkoba Sekolah (SANS), Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah serukan hidup sehat pada tatanan adaptasi kebiasaan baru agar kondisi badan tetap terjaga, sehingga jauh dari Covid-19.

“Di masa pandemi Covid-19 kita tetap berolahraga dengan selalu mengedepankan protokol kesehatan, menjaga kondisi tetap fit, dan yang penting para generasi millenial jauh dari narkotika,” ujar Gubernur Rohidin saat bersepeda menyusuri jalanan Pantai Panjang.

Read More

banner 970180

Lebih lanjut, Rohidin mengapresiasi kehadiran SANS dalam mensosialisasikan bahayanya penyalahgunaan narkotika di tengah-tengah aktivitas millenial. Apalagi, kegiatan ini termasuk peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI), semua pihak harus peduli, dan mensupport setiap kegiatan positif demi kemajuan bangsa.

“SANS sangat positif, dan produktif sekali dalam mengadvokasi para millenial mulai dari keluarga hingga lingkungan mereka untuk menjauhi narkoba karena sangat berbahaya bagi masa depan. Peran anak muda sangat vital kedepan, untuk itu perlu bimbingan, pengawasan yang ekstra agar anak-anak tidak terjerumus kearah yang merugikan,” seru Rohidin yang juga memperingati Hari Anti Narkotika Internasional.

Sementara, Ketua Satgas Anti Narkoba Sekolah (SANS) Dedi Hariyadi mengatakan kegiatan ini atas inisiasi bersama, untuk terus berolahraga di masa pandemi. Di samping itu, ini merupakan rangkaian acara HANI yang jatuh pada 26 Juni lalu.

“Acara ini atas support penuh bapak gubernur, yang sudah tiga tahun ini sebagai bapak asuh SANS. Beliau sangatlah peduli pada anak-anak generasi millenial, selalu memberikan solusi agar millenial agar bisa tumbuh dan berkembang, sehingga terbebas dari bahaya narkoba. Di samping itu, millenial diajak untuk berolahraga agar imun tubuh tetap terjaga di masa pandemi COVID-19,” jelas Dedi.

Dedi menambahkan, kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh para millenial namun guru dan para kepala sekolah juga turut hadir. Sehingga, sekolah bebas narkoba tidak sekedar slogan, namun merupakan wujud nyata.

“Kegiatan ini tidak hanya siswa, namun guru dan kepala sekolah turut disertakan. Sehingga cita-cita kita mewujudkan lingkungan sekolah bebas dari narkoba tercapai,” pungkasnya.[ham]

banner 970180

Related posts

banner 970180