Kemana Raibnya Tiga “Play Maker” ini?

  • Whatsapp
Muktis-Marwan-Hidayat
Muktis-Marwan-Hidayat
jadwal-sholat

BENGKULU SELATAN | TheBlusukan.com Saat Dewi Sartika alias Rika Yohan dilanda kegalauan menentukan calon pendamping dalam perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bengkulu Selatan, raibnya tiga sosok ini dipertanyakan khalayak. Sempat diduga, diam-diam mereka memperebutkan Rika.

Mereka adalah Marwan Iswandi, Muktis Yulizar dan Hidayat. Beredar rumor, tiga “play maker” ini berkontribusi —langsung atau tidak langsung— di balik gundahnya sejumlah partai politik menentukan bakal calon (Balon) yang bakal diusung. Benarkah demikian?

Read More

banner 970180

Belakangan diketahui, Marwan Iswandi tengah melakukan komunikasi intensif dengan para pembesar DPP Partai Demokrat dan Gerindra.

“Yang lain (Balon tanpa perahu-red) ke laut semua itu. Link mereka cuma di sekitar pengurus (Parol-red) kabupaten, Mayor (pangkat terakhir Marwan Iswandi di institusi TNI AD-red) punya koneksi bagus di pusat,” ungkap salah satu personel pamungkas Marwan seperti dikutip Netizen62.net (grup TheBlusukan.com), pekan lalu.

Sumber ini menyebutkan, Marwan takkan mengikuti Pilkada Bengkulu Selatan kalau hanya berada di posisi wakil. “Tegak sendiri, nanti akan muncul dengan perahunya,” tutupnya.

Sementara Muktis Yulizar dikabarkan masih “terbelah”, antara bertahan di sektor bisnis atau memanfaatkan lemahnya persaingan politik di kampung halaman.

“Kalau dia mau, perahu bukan persoalan sulit, komunikasinya bagus. Tapi ada suara keluarga (nasehat untuk menahan diri-red) yang perlu dipertimbangkan. Apalagi ada peluang lebih besar di Pilkada berikutnya (tahun 2024-red),” ungkap keluarga dekat Muktis kepada Serunting.com (grup TheBlusukan.com), Senin (23/3/2020) lalu.

Hidayat sendiri, di luar urusan wajib kedinasan —Sekretariat DPD Provinsi Bengkulu– justru terpantau tengah menyibukkan diri menyukseskan Sensus Pendudukan 2020, membantu pemasangan ratusan baliho di sejumlah kabupaten.

“Itu baru isu, bisa saja sengaja ditiupkan untuk sekadar menghangatkan suasana. Apapun itu tetap kita sambut baik. Pada prinsipnya, sejak dulu saya memang sudah siap lahir-batin lepaskan status PNS (masa kerja tersisa tiga tahun-red) demi Bengkulu Selatan. Tapi dalam konteks politik praktis, jangan sampai berbuah sebaliknya (mengecewakan diri dan pendukung-red),” jawabnya kepada Desa.zone (grup TheBlusukan.com), Rabu (25/3) sore.

Pernyataan itu dilontarkan Hidayat menanggapi suara akar rumput —mayoritas dari keluarga besar Rika Yohan— di Kecamatan Kedurang dan Kedurang Ilir, terkait usulan namanya masuk bursa calon pasangan Rika memimpin Bengkulu Selatan kelak.

Dalam bursa hasil jajak pendapat Serunting Institute (underbow Ronin’98) tersebut, Hidayat berada di urutan teratas. Sementara Sepuan Yunir —santer digosipkan tengah PeDeKaTe dengan Rika— tidak terdapat dalam daftar masukan responden.

Kabar terkini dihimpun redaksi, Rika-Sepuan akan segera mendeklarasikan diri dalam waktu dekat.[tim]

banner 970180

Related posts

banner 970180