Lagi, Penambang Tewas Tertimbun Longsor

  • Whatsapp
Puluhan orang terlibat dalam evakuasi korban kecelakaan tambang di Desa Sekar Biru, Rabu (4/3) sore
Puluhan orang terlibat dalam evakuasi korban kecelakaan tambang di Desa Sekar Biru, Rabu (4/3) sore.
jadwal-sholat

BANGKA BARAT | TheBlusukan.com Penambangan timah secara ilegal kembali menelan korban jiwa. Arnan Pardiansyah alias Ma’un bin Efendi (34) tewas tertimbun longsor di lokasi tambang inkonvensional (TI) Air Lena Kapal Darat, Dusun Rambat, Desa Sekar Biru, Kacamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Rabu (4/3/2020) siang.

Akibat tebalnya lumpur, warga Desa Kelabat, Kecamatan Parittiga tersebut berhasil dievakuasi setelah empat penggalian —dibantu alat berat— dalam kondisi tidak bernyawa lagi.

Read More

banner 970180

Kapolsek Jebus AKP Muhammad Saleh SIK seizin Kapolres Bangka Barat mengatakan, pihaknya akan menyelidiki kecelakaan kerja tambang tersebut. “Kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut,” ringkasnya kepada wartawan melalui telepon, tadi malam.

Sementara itu, menurut rekan kerja korban, laka kerja itu bermula sekitar pukul 13.00 Wib. Korban sedang bekerja di bandar camoy (bekas lubang/kolong) TI tidak menyadari tumpukan material lumpur setinggi empat meter di depannya longsor.

Korban tertimbun seketika, tiga rekannya —tidak berada di titik longsor— berhasil menyelamatkan diri. Melihat kejadian ini, ketiga rekan kerja korban berusaha menolong, tapi gagal karena keterbatasan peralatan.

Menurut Babinsa Desa Sekar Biru, Sertu Harun, upaya evakuasi baru dimulai efektif sekitar pukul 15.00 WIB oleh masyarakat setempat, dibantu satu unit excavator.

Saat berita ini ditayangkan, jenazah korban baru saja dikebumikan di pemakaman umum Desa Kelabat.

Laka kerja tambang bukan lagi kabar menarik di Babel, sebab sudah sangat sering terjadi. Sayangnya, aparat penegak hukum lebih terkesan lembek menyikapi aktivitas penambangan ilegal —tanpa memenuhi standar keselematan kerja— di daerah itu.[uvdfh]

banner 970180

Related posts

banner 970180