Terbongkar! Longsor di Ataran Bengkenang Buntu Bukan Murni Bencana Alam

  • Whatsapp
Tertutupnya pintu air di hilir persimpangan Siring Geruntang diduga menyebabkan saluran pembuangan luapan air di posisi ini (kotak kunig) tidak mampu menahan terjang banjir dua arah (irigasi kiri Air Nipis dan Siring Geruntang). Foto ini diambil dari posisi hilir titik longsor
Tertutupnya pintu air di hilir persimpangan Siring Geruntang diduga menyebabkan saluran pembuangan luapan air di posisi ini (kotak kunig) tidak mampu menahan terjang banjir dua arah (irigasi kiri Air Nipis dan Siring Geruntang). Foto ini diambil dari posisi hilir titik longsor.
jadwal-sholat

BENGKULU SELATAN | TheBlusukan.com Tanah longsor di dekat Ataran Bengkenang Buntu, Desa Palak Bengkerung, Kecamatan Air Nipis, Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu, diduga kuat ada andil kelalaian manusia.

Longsor mengakibatkan jalan penghubung antar desa antar kecamatan terputus total ini terjadi kemarin, Rabu (7/10) sekitar pukul 19.15 WIB.

Read More

banner 970180

Setelah menemukan beberapa jejak mencurigakan di lokasi longsor, tim investigasi gabungan —besutan IMO DPW Bengkulu— mencoba menelusuri penyebab utama jebolnya dinding saluran irigasi kiri Air Nipis yang mengawali runtuhnya badan jalan hingga sedalam belasan meter tersebut.

“Di pinggir bawah saluran irigasi memang ada saluran pembuangan debet air berlebih (berukuran sekitar 3×3 meter-red). Posisi persisnya melintang di bawah jalan, memanjang ke arah sungai (Air Nipis-red).”

Demikian diungkapkan salah satu tetua masyarakat Desa Palak Bengkerung, Kamis (8/10) malam, menanggapi pertanyaan terkait ditemukannya bekas cor semen mirip box culvert di lokasi longsor.

Lorong itu, menurut dia, dibuat hampir bersamaan masa pembangunan Bendungan Palak Bengkerung dan sebelum saluran irigasi kiri, rentang tahun 1984 hingga 1986.

Selama ini, fungsi lorong itu hanya untuk menyalurkan pembuangan debet air berlebih, agar tidak meluap kemana-mana.

“Puluhan tahun tidak ada masalah, walaupun sering banjir besar. Baru sekarang inilah terjadi (jebol dan longsor-red),” katanya.

Sebelumnya, empat petani asal Desa Penandingan, Suka Negeri dan Darat Sawah —pemilik sawah di dekat lokasi longsor— melontarkan pernyataan senada. Mereka curiga, penutupan pintu air di hilir lokasi longsor adalah biang masalahnya.

“Kejadiannya ‘kan waktu irigasi dikeringkan (pintu air ditutup pekerja-red), karena kabarnya keesokan harinya akan ada proyek rehab di hilir pintu air. Nah, saat hujan kemarin sore (Rabu-red), pintu air dalam keadaan ditutup, air kiriman dari hulu (irigasi kiri dan Siring Geruntang-red) tidak bisa lewat. Mestinya sudah tahu di hulu hujan, pintu air dibuka dulu,” sesal mereka, Kamis sore.

Siring Geruntang —membawa suplai air dari Sungai Bengkenang— bermuara di irigasi kiri Air Nipis, tepatnya bagian hulu pintu air yang ditutup tadi.

Camat Air Nipis (kiri) meninjau lokasi longsor bersama Pjs Bupati Bengkulu Selatan, dari arah hulu titik longsor, Kamis pagi. Terlihat air dari persimpangan Siring Geruntang mengalir ke hulu irigasi kiri (titik longsor)
Camat Air Nipis (kiri) meninjau lokasi longsor bersama Pjs Bupati Bengkulu Selatan, dari arah hulu titik longsor, Kamis pagi. Terlihat air dari persimpangan Siring Geruntang mengalir ke hulu irigasi kiri (titik longsor).

Pertemuan dua arus air irigasi yang tertahan di pintu air inilah, diduga memicu arus balik ke hulu, kemudian mendorong dinding irigasi kiri —di atasnya terdapat badan jalan umum— hingga jebol.

Lokasi ini hanya sekitar 100 meter hulu pertigaan irigasi tersebut.

 

Tanggung Jawab Siapa?

Tim investigasi gabungan menyarankan, Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VII sangat perlu menerjunkan tenaga ahli berpengalaman didampingi aparat penegak hukum, guna memastikan sebab-musabab longsor tersebut.

Kalau terbukti ada andil kelalaian manusia, salah satunya bisa saja dilakukan pihak rekanan BWS Sumatera VII yang tengah mengerjakan proyek rehab saluran irigasi, BWS Sumatera VII hendaknya bisa bersikap tegas.

Hingga berita ini ditulis, rekanan BWS VII dan pihak berkompeten lainnya dalam upaya dikonfirmasi.[erc]

banner 970180

Related posts

banner 970180